Senin, 14 Juli 2014

Tentang Mimpi (cerbung IC) - Part 1



Cahaya matahari pagi menerpa wajah seorang gadis manis yang sedang tertidur. dia terbangun karnanya.
"Auu!Auu!silau!!" seru sivia sambil mencoba menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
"Bangun via, sudah jam berapa ini?? nanti Bus sekolah keburu datang sayang!" seru ibunya sambil mebuka korden kamar via semakin besar.
"iyah - iyah mah, via bangun." ujarnyanya sambil beranjak dari tempat tidur dan langsung masuk kamar mandi.
"cepat mandinya yah sayang, yang lain sudah menunggu dibawah untuk sarapan bersama!" celoteh ibunya via lagi.

Namun Sivia tidak menaggapi apa" kali ini.


                                                                                    (....)


 Bus pagi menuju SMP Sinar Harapan bertolak pukul setengah tujuh. Seorang remaja laki2 duduk dikursi paling depan bus tersebut.
dia terus memperhatikan jalan raya yang penuh dengan mobil yang berlalu - lalang.
"Zyy!!" seseorang memanggil namanya,namun remaja itu tidak mendengarnya.
"Ozyyyyy!!!" teriak temannya itu kesal.
Buyar semua lamunan Ozy.
"Apa?" serunya refleks. Karena kaget. " Hei!!ngomonngnya bisa pelan2 dikit ngk sehh?? sakit nih telinga gw!!!!"
" Aahhh!!ngomong pelan sama lo mana kedengeran??" seru Ray kesal. " Gw teriak karena lo g nyautin gw dari tadi!!"
" hehehheh... iyah2 dehh gw yang salah." ujar ozy mengalah pada sahabatnya ini. "Mau ngomong apa??"


"hmmm...gw mau ngomong kalo..." belum sempat ray meneruskan kalimatnya.Tiba2  pintu bus terbuka dan sivia masuk dia mengenakan pita biru dirambutnya yang diikat kuncir kuda. Sivia lalu ke bagian belakang, dan mengambil tempat disebelah zevanna sahabatnya.
Ray terpana seketika melihat wajah manis kaka kelasnya itu..
"Hallo??" seru Ozy, sambil mendekatkan wajahnya ke dekat wajah Ray, sehingga anak itu kaget dan hampir saja ia melompat dari kursinya.
"Huahahahahhah" seisi bus menoleh ke arah Ozy yang sedang menertawai Ray yang kini cemberut dengan tangan yang dilipat didadanya.
"Pisss!!Pisss!! jangan ngeliat gw aneh gitu donk!!" seru Ozy membela dirinya.
"Ga liat apa?? badut cemberut disebelah gw??" katanya sambil melihat kearah ray yang sekarang mukanya merah padam kayak tomat.



Sepi sebentar di bus. Namun tiba2 tawa zevanna meledak yang akhirnya diikuti seisi bus yang ikut tertawa.
Sivia berbisik di telinga zevanna..

"Ade lo lucu va!! selalu menghidupkan suasana! gw mau dehh punya ade kyak dia!" 

Zevanna sontak menghentikan tawanya tadi mendengar perkataan sivia tadi. Ya, dia baru ingat satu hal!
Baru kali ini setelah 2 tahun terakhir ini, dia tertwa terang - terangan didepan adenya karena leluconnya.
karena selama 2 tahun ini, hubungan mereka merenggang.
"Tapi sayang lo udah terlanjut benci sama dia! mending buat gw ajah!!" lanjut sivia lagi. Yang disambut cubitan keras Zevanna.
"auuu!!" Sivia meringis menahan sakit.

ahh udah dulu sakit2tannya...

Oke sekarang kita lihat keadaan rayy..
Semua anak menertawainya. Geram juga rasanya Ray. 
Namun lelucon ozy tersebut berhasil meredamnya.
Ray jadi tersenyum2 kecil.
karena tidak mungkin ray tertawa keras2, gengsi rasanya. Mengingat tawa anak2 itu tertuju padanya.

Disela pikirannya yang sedang menahan rasa geli.
Terlintas wajah seorang gadis manis.
Ada rasa bergetar dihatinya setiap kali bayangan wajah itu muncul kembali dibenaknya.


Ka Sivia?? ahh tidak mungkin!diakan kaka kelasku.
Gerutu ray dalam hati,merutuk dirinya yang sepertinya mempunyai rasa lebih kepada kaka kelasnya itu.


                                                                       (...)

Zevanna melempar koran yang baru saja dibacanya. Cewek satu ini memang senang sekali membaca koran. Baik itu berita domestik,ataupun luar Indonesia. Apalagi, kalo sudah memasuki masa S4 ( Sangat - sangat suntuk sekali). Pasti banyak media cetak yang jadi korban kekerasannya. Ya, setelah membaca, Zeva memiliki kebiasaan melempar bacaan tersebut jauh - jauh. Entah itu ke lantai, sofa,kasur, atau ke karpet.





"aduuh sayang, kalo Bunda masih membutuhkan koran2 itu bagaimana?? kan susah mencarinya!" omel Bunda lembut.
"Mending kamu lempar majalah atau komik kamu ajah tuhh! Koleksi kamu yang satu itukan udah numpuk dikamar kamu. Kamu lempar tuh kejalan biar diambil sama pemulung. jadi kamar kamu bersih deh dari barang2 gak berguna itu."

"aaaaaaahhh jangan Bunda! barang2 itukan banyak sejarahnya.. ada yang pemberian orang lain,beli sendiri sampe mencuri.."


Bunda mengerutkan kening mendengar kata terakhir anak sulungnya ini.

"heheheh.. becanda Bunda. Iyah deh, zeva minta maaf."



Aahhh dasar Bunda! gak tau apa anak sulungnya ini lagi suntuk,mangkel,sebel,emosi.  Ini semua gara - gara si cewe cerewet itu! Si biang keladi bin kerok itu! dia yang sudah menghancurkan moodku hari ini. gerutu zevanna dalam hati.



Terngiang dikepala Zevanna bagaimana suara si cewe cerewet itu menggelitik telingannya melalui ponselnya tadi siang seusai pulang sekolah.......
"Hai gadis manja yang ga punya mata!! Eh salah gak punya telinga juga kali yahh??..........Gw...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar